Tahukah anda, bahwa pada tahun 1918, Prof. Dr. Herman
Van Breen ditugaskan oleh Departement Waterstaat
pemerintah Hindia Belanda untuk melakukan studi
pencegahan banjir di Batavia . Akhirnya, Van Breen
melahirkan sebuah konsep spektakuler dan visioner pada
jaman itu yang dikenal dengan proyek Banjir Kanal
Barat dan Banjir Kanal Timur. Ide konsep itu
sederhana, yaitu membatasi volume air yang masuk ke
Batavia melalui 13 sungai, diantaranya Sungai Cakung,
Jati Kramat, Buaran, Sunter, Cipinang, Ciliwung,
Cideng, Krukut, Grogol, Sekretaris, Pesanggrahan,
Mookervart, dan Angke. Selanjutnya, limpahan debit air
akan dibuang melalui sisi kiri dan kanan kota ke laut.
Pada tahun 1922, dimulailah pembangunan tahap pertama,
yaitu Banjir Kanal Barat. Setelah Indonesia merdeka,
Mimpi Herman Van Breen untuk melanjutkan pembangunan
Banjir Kanal Timur sebagai tahap kedua untuk
membebaskan Batavia dari banjir tidak pernah terwujud.
Proyek Banjir Kanal Timur baru disahkan dalam rencana
Tata Kota DKI pada tahun 1973. Sekarang sudah 34 tahun
Banjir Kanal Timur masuk rencana Tata Kota DKI, tetapi
hanya 7 km dari 23 km dalam rencana Banjir Kanal Timur
yang sudah digali.
Betapa visionernya rencana Van Breen, saat itu luas
Batavia hanya 2.500 Ha, tetapi sudah membuat rencana
penggalian Kanal Barat dan Timur sebesar itu. Proyek
Banjir Kanal Barat yang berhasil diwujudkannya telah
menyelamatkan wilayah Batavia dari banjir selama 40
tahun. Sekarang wilayah Jakarta sudah seluas 65.000 Ha
atau 26 kali Batavia, tetapi bukannya Banjir Kanal
Timur diwujudkan, malah Banjir Kanal Barat tidak
pernah dipelihara dengan baik dan diperluas.
Sutiyoso beralasan bahwa untuk mewujudkan Banjir Kanal
Timur dibutuhkan dana yang sangat besar, yaitu sekitar
4,9 Trilyun dan Pemda DKI tidak mampu menyediakan dana
sebesar itu. Tetapi tahukah anda bahwa proyek Busway
40 koridor menghabiskan dana 21 Trilyun dan harus
diselesaikan selama dua tahun. Padahal busway yang
direncanakan bukanlah jalur-jalur penting yang bisa
mengalihkan pengendara mobil pribadi ke busway kecuali
Koridor I yang melalui jalur Sudirman - Thamrin.
Betapa bodohnya pemimpin bangsa ini.
Bila saja Herman Van Breen menyaksikan banjir yang
menenggelamkan 2/3 Jakarta saat ini dan tidak pernah
terwujudnya proyek Banjir Kanal Timur selama 89 tahun
sejak dia cetuskan, pastilah dia akan menangis
tersedu-sedu, "Betapa bodohnya inlander-inlander ini".
Thursday, March 29, 2007
Monday, February 19, 2007
changes
I feel unhappy, I feel so sad
I've lost the best friend, that I ever had.
She was my woman, I love her so.
But it's too late now, I've let her go.
We shared the years, we shared each day.
In love together, we found a way.
But soon the world, had it's evil way.
My heart was blinded, love went astray.
It took so long, to realize.
And I can still hear her last goodbyes.
Now all my days, are filled with tears.
Wish I could go back, and change these years.
I'm going through changes.
I'm going through changes.
Sunday, February 11, 2007
Robert Faurisson, Sejarawan yang Menentang Mitos Holocaust
Pada tanggal 11-12 Desember lalu diselenggarakan seminar internasional bertema Review of Holocaust: Global Vision. Salah satu pembicara dalam seminar ini adalah Robert Faurisson, seorang sejarawan terkemuka asal Perancis. Kehadirannya dalam seminar ini memiliki resiko yang sangat besar karena UU di Perancis menyebutkan bahwa segala bentuk sikap mempertanyakan kebenaran Holocaust dipandang sebagai kejahatan kriminal. Namun, Faurisson adalah ilmuwan yang teguh memegang kebenaran dan keteguhan itu terus dipegangnya sejak puluhan tahun yang lalu. Dalam kesempatan ini, kami mengajak Anda untuk mengenal lebih jauh tentang Robert Faurisson.
Robert Faurisson dilahirkan di Shepperton, England, pada tanggal 25 Januari 1929. Ayahnya orang Perancis dan ibunya orang Skotlandia. Faurisson melalui sekolah di berbagai negara, mulai dari Singapura,Jepang, dan akhirnya di Perancis. Faurisson menuntut ilmu sejarah di Universitas Sorbonne hingga meraih gelar doktor. Dia pernah mengajar mata kuliah sastra Perancis modern dan kontemporer di Universitas Sorbone, lalu mengajar mata kuliah kritik teks dan dokumen sejarah, sastra, dan media.
Setelah melakukan berbagai penelitian, Faurisson menemukan bahwa sejarah mengenai holocaust atau pembunuhan massal enam juta Yahudi oleh Nazi pada Perang Dunia Kedua adalah sebuah fakta sejarah yang sangat diragukan kebenarannya. Akibat keberanian mengungkapkan fakta itu, Faurisson diberhentikan dari pekerjaannya. Dia juga dihadapkan ke pengadilan dan dijatuhi hukuman penjara. Bukan itu saja, antara tahun 1978 and 1993, Faurisson juga mengalami berbagai serangan fisik akibat keberaniannya mempertanyakan kebenaran mitos holocaust. Di antara karya tulis Faurisson mengenai masalah ini adalah makalah "Kamar Gas Auschwitz Secara Fisik Tidak Mungkin Ada”. Faurisson tinggal di kota Vichy, Perancis, bersama istri dan tiga anak, serta lima cucu.
Dalam kunjungannya ke Teheran untuk menjadi pembicara dalam Seminar Holocaust, Faurisson diwawancarai secara eksklusif oleh harian Tehran Times. Dalam wawancara ini, Faurisson menjelaskan secara terbuka berbagai kebohongan dalam mitos holocaust. Menurut Faurisson, holocaust memang layak disebut mitos. Mitos adalah kepercayaan terhadap sesuatu yang didasarkan kepada ketidaktahuan atau kebodohan, bukan berdasarkan fakta empiris.
Pada tahun 1970-an, Faurisson melaukan penelitian mengenai kamar gas yang konon digunakan Nazi untuk melakukan pembunuhan massal terhadap orang-orang Yahudi. Ketika dia mengunjungi kamar gas di Auschwitz, dia menemukan beberapa keanehan. Para penjaga kamar gas itu menyatakan bahwa gas yang dipakai untuk membunuhi orang-orang Yahudi adalah gas berjenis Zyklon B. Di kamar gas yang sudah menjadi situs pariwisata dan dikunjungi jutaan turis itu, ditaruh berkaleng-kaleng gas Zyklon B. Zyklon B adalah zat yang sangat berbahaya dan mematikan. Jika ada orang dibunuh dengan gas itu, maka jasadnya pun sangat berbahaya dan tidak boleh disentuh.
Namun anehnya, di kamar gas Auschwitz, disebut-sebut ada 2000 orang Yahudi yang dibunuh secara bersamaan dengan gas Zyklon B. Padahal, kondisi ruangan itu sangat tidak mungkin memuat 2000 orang secara bersamaan. Selain itu, bila gas Zykon B disemprotkan ke ruangan itu, yang terkena dampaknya bukan hanya orang-orang di ruangan tersebut, melainkan juga tentara Nazi sendiri, karena kamar itu memiliki empat lubang terbuka. Gas akan menyebar kemana-mana dan membunuh orang-orang di luar ruangan. Selain itu, gas Zyklon B tidak bisa hilang begitu saja, melainkan akan menempel di dinding-dinding ruangan, di lantai, di atau atap.
Penjaga kamar gas Auschwitz menceritakan bahwa setelah orang-orang Yahudi itu mati, tentara Nazi akan masuk sambil merokok dan berbincang-bincang dengan santai, lalu mengambil jasad-jasad itu dan membakarnya. Hal ini jelas tidak mungkin mengingat bahwa gas Zyklon B masih tersebar dalam ruangan. Orang-orang harus menggunakan masker dan baju khusus untuk masuk ke ruangan yang masih terkontaminasi Zyklon B. Selain itu, terdapat tiga buah pintu di kamar gas itu, yang membuka ke arah dalam. Adanya ketiga pintu itu jelas membuat pengamanan kamar gas menjadi sangat rentan dan gas mudah merembes keluar. Selain itu, fakta bahwa pintu membuka ke arah dalam padahal di dalam ruangan itu ada 2000 orang, merupakan fakta yang aneh karena bila benar demikian, pintu itu menjadi tidak bisa terbuka.
Faurisson juga pernah melakukan penelitian ke kamar gas di AS yang dipakai untuk membunuh para terdakwa yang mendapat vonis mati dari pengadilan. Kamar gas di AS dilengkapi dengan sistem pengamanan yang sangat ketat, antara lain pintu besi yang sangat rapat sehingga tidak memungkinkan gas keluar dan kipas angin khusus untuk mengusir gas keluar ruangan setelah si terdakwa mati. Gas yang keluar dari ruangan itu juga disalurkan ke tanki khusus untuk menetralisir racunnya. Setelah eksekusi dilakukan, dokter dan para pegawainya baru masuk ke ruangan itu beberapa jam kemudian dengan menggunakan baju khusus dan masker. Jasad si terdakwa pun kemudian dicuci bersih, baru kemudian dibawa ke pemakaman.
Fakta di AS memperlihatkan betapa untuk membunuh satu orang saja di kamar gas, pengamanan yang harus dilakukan sedemikian rumitnya. Sementara di Auschwitz disebut-sebut ada 2000 orang dibunuh bersamaan di kamar gas yang sama sekali tidak ada pengamanan. Tentu saja fakta ini menunjukkan adanya keanehan. Dari berbagai keanehan yang ditemukannya, Faurisson menyimpulkan bahwa kisah mengenai pembunuhan ribuan orang-orang Yahudi di kamar gas Auschwitz secara teknis tidak mungkin terjadi. Faurisson menulis makalah tentang hal ini di harian Le Monde Diplomatique. Enam minggu kemudian, yaitu tanggal 21 Ferbruari 1979, 34 orang profesor mengeluarkan deklarasi yang menyatakan, "Tidak boleh ditanyakan bagaimana mungkin secara teknis pembunuhan massal itu terjadi. Secara teknis, pembunuhan itu bisa terjadi karena memang sudah terjadi." Deklarasi para profesor itu jelas bertentangan dengan sikap ilmiah para akademisi. Dan sejak itu pula, Faurisson diberhentikan dari pekerjaannya di universitas. Selain diberhentikan, Faurisson pun diseret ke pengadilan dan mengalami berbagai bentuk penghinaan.
***
Dalam pidatonya di seminar Holocaust, Teheran, Robert Faurisson mengatakan bahwa Presiden Ahmadinejad telah menggunakan kata yang tepat, yaitu bahwa kepercayaan orang Yahudi terhadap Holocaust adalah mitos belaka, yaitu kepercayaan yang didasarkan oleh ketidaktahuan atau kebodohan. Menurut Faurisson, di Perancis, setiap orang berhak untuk tidak percaya kepadaTuhan, namun dilarang untuk tidak mempercayai Holocaust atau bahkan sekedar meragukannya. Larangan untuk meragukan kebenaran Holocaust diresmikan dalam UU Perancis tanggal 13 Juli 1990. Dalam UU itu disebutkan bahwa hukuman bagi orang-orang yang meragukan kebenaran Holocaust adalah penjara satu tahun atau denda hingga 45,000 Franc.
Faurisson mengatakan, ada banyak alasan yang membuktikan bahwa Holocaust adalah mitos belaka. Para pendukung mitos Holocaust tidak bisa menunjukkan satu dokumen pun mengenai kejadian kriminal pembunuhan terhadap enam juta Yahudi itu. Mereka tidak bisa menunjukkan bukti sisa-sisa senjata yang digunakan dalam kamar gas itu. Mereka juga tidak bisa memberikan satu nama pun yang menjadi saksi dalam kejadian ini. Kalaupun ada saksi yang diajukan, kesaksiannya banyak ditemukan ketidakuratan.
Faurisson bukanlah satu-satunya sejarawan yang membuktikan kebohongan mengenai Holocaust atau kamar gas untuk pembunuhan massal orang-orang Yahudi itu. Di antara sejarawan yang menggugat kebohongan Holocaust adalah Arthur Robert Butz pada tahun 1976, dalam tulisannya, “Tipuan Pada Abad ke-20”, Fred Leuchter pada tatahun 1988 dalam tulisannya, “Laporan Teknis Mengenai Eksekusi Kamar Gas di Auschwitz, Birkenau, dan Majdanek”, Germar Rudolf pada tahun 2000 dalam tulisannya “Membedah Holocaust”, Barbara Kulaszka pada tahun 1992 dalam tulisannya, “Benarkah Enam Juta Tewas?”. Pada tahun 1995, Eric Conan dalam majalah L’Express menulis artikel yang mendukung penelitian Faurisson. Padahal, Conan semula adalah penentang Faurisson. Namun, setelah melakukan penelitian di kamar gas yang kini menjadi Museum Auschwitz dan telah dikunjungi oleh 25-30 juta turis, Conan menyimpulkan, “Semua yang ada di sana adalah kebohongan.” Selain itu, kita juga mengenal nama-nama seperti Professor Roger Garaudy dan David Irving. Para sejarawan yang mengutak-atik Holocaust itu kemudian diseret ke pengadilan dan dijatuhi hukuman penjara atau denda uang.
Di antara dalil yang disampaikan para sejarawan, yang menunjukkan kebohongan mitos Holocaust adalah sebagai berikut. Pertama, sepanjang masa Perang Dunia Kedua, jutaan orangYahudi di Eropa hidup normal dan jutaan dari mereka bekerja di pabrik-pabrik Jerman. Kedua, adanya fakta yang disembunyikan dari publik, bahwa selama ini di Jerman ada undang-undang yang sangat melindungi orangYahudi. Pembunuhan terhadap satu orang Yahudi, meskipun dilakukan oleh seorang tentara, akan divonis hukuman mati. Ketiga, klaim bahwa pembantaian massal di kamar gas Nazi dilakukan dengan menggunakan gas Zyklon-B secara teknis tidak mungkin dilakukan. Kondisi kamar gas Nazi sangat tidak aman dan zat Zyklon B dengan mudah akan tersebar ke luar ruangan dan mematikan semua orang, bukan cuma para tawanan Yahudi yang ada di dalam kamar gas saja.
Faurisson menyatakan, memang benar ada orang-orang Yahudi yang tewas dalam perang, sebagaimana juga orang-orang non Yahudi banyak yang menjadi korban perang itu, baik karena konflik senjata atau karena kelaparan dan penyakit. Menurut Faurisson, dalam Perang Dunia Kedua memang benar ada kamp konsentrasi yang menawan orang-orang Yahudi. Namun, bila benar ada enam juta orang Yahudi yang tewas dalam pembunuhan massal Nazi, bagaimana mungkin sedemikian banyak orang Yahudi selamat setelah perang dan sebagiannya bahkan dikirim ke negara yang baru didirikan orang-orang Zionis, yaitu Israel?
Menurut Faurisson, klaim mengenai keberadaan kamar gas dan klaim mengenai pembunuhan massal enam juta orang Yahudi bersumber dari kebohongan sejarah yang sama, yang telah dimanfaatkan oleh Zionisme Internasional. Korban dari kebohongan sejarah ini adalah orang-orang Palestina. Orang-orang Zionis, dengan dibantu oleh para pemimpin Barat, terus berusaha mempertahankan mitos Holocaust dan menghalang-halangi usaha para ilmuwan untuk mengkritisi mitos ini karena Holocaust adalah senjata utama Israel. Dengan holocaust, Israel memiliki alasan atau justifikasi untuk mendirikan negara khusus Yahudi di atas tanah milik bangsa Palestina.
Faurisson hingga di usia senja terus menyuarakan penentangannya terhadap mitos Holocaust. Akibatnya, sepanjang hidupnya, Faurisson berkali-kali dihadapkan ke pengadilan. Bulan November lalu dia kembali dikenai denda setelah melakukan wawancara dengan Televisi Sahar Iran. Kehadirannya dalam Seminar Internasional Holocaust di Teheran juga mendatangkan resiko besar terhadap dirinya. Sepulangnya dari Teheran, Faurisson ditangkap polisi dan akan dihadapkan ke pengadilan. Sepanjang hidupnya, Faurisson juga telah mengalami serangan fisik sepuluh kali dan dua kali di antaranya hampir merenggut jiwanya. Dalam kehidupan sehari-hari pun, Faurisson dan keluarga dikucilkan oleh masyarakat. Namun, menurut Faurisson, setiap kali ia mengalami semua bentuk penyiksaan itu, dia selalu memikirkan nasib bangsa Palestina, dan untuk itu, dia merasa tidak boleh mengeluh.
Holocaust..... kebohongan yang diciptakan sebagai dalih untuk menguasai tanah Palestina....
Tujuannya adalah membuat satu negara untuk melindungi bangsa Yahudi...
Robert Faurisson dilahirkan di Shepperton, England, pada tanggal 25 Januari 1929. Ayahnya orang Perancis dan ibunya orang Skotlandia. Faurisson melalui sekolah di berbagai negara, mulai dari Singapura,Jepang, dan akhirnya di Perancis. Faurisson menuntut ilmu sejarah di Universitas Sorbonne hingga meraih gelar doktor. Dia pernah mengajar mata kuliah sastra Perancis modern dan kontemporer di Universitas Sorbone, lalu mengajar mata kuliah kritik teks dan dokumen sejarah, sastra, dan media.
Setelah melakukan berbagai penelitian, Faurisson menemukan bahwa sejarah mengenai holocaust atau pembunuhan massal enam juta Yahudi oleh Nazi pada Perang Dunia Kedua adalah sebuah fakta sejarah yang sangat diragukan kebenarannya. Akibat keberanian mengungkapkan fakta itu, Faurisson diberhentikan dari pekerjaannya. Dia juga dihadapkan ke pengadilan dan dijatuhi hukuman penjara. Bukan itu saja, antara tahun 1978 and 1993, Faurisson juga mengalami berbagai serangan fisik akibat keberaniannya mempertanyakan kebenaran mitos holocaust. Di antara karya tulis Faurisson mengenai masalah ini adalah makalah "Kamar Gas Auschwitz Secara Fisik Tidak Mungkin Ada”. Faurisson tinggal di kota Vichy, Perancis, bersama istri dan tiga anak, serta lima cucu.
Dalam kunjungannya ke Teheran untuk menjadi pembicara dalam Seminar Holocaust, Faurisson diwawancarai secara eksklusif oleh harian Tehran Times. Dalam wawancara ini, Faurisson menjelaskan secara terbuka berbagai kebohongan dalam mitos holocaust. Menurut Faurisson, holocaust memang layak disebut mitos. Mitos adalah kepercayaan terhadap sesuatu yang didasarkan kepada ketidaktahuan atau kebodohan, bukan berdasarkan fakta empiris.
Pada tahun 1970-an, Faurisson melaukan penelitian mengenai kamar gas yang konon digunakan Nazi untuk melakukan pembunuhan massal terhadap orang-orang Yahudi. Ketika dia mengunjungi kamar gas di Auschwitz, dia menemukan beberapa keanehan. Para penjaga kamar gas itu menyatakan bahwa gas yang dipakai untuk membunuhi orang-orang Yahudi adalah gas berjenis Zyklon B. Di kamar gas yang sudah menjadi situs pariwisata dan dikunjungi jutaan turis itu, ditaruh berkaleng-kaleng gas Zyklon B. Zyklon B adalah zat yang sangat berbahaya dan mematikan. Jika ada orang dibunuh dengan gas itu, maka jasadnya pun sangat berbahaya dan tidak boleh disentuh.
Namun anehnya, di kamar gas Auschwitz, disebut-sebut ada 2000 orang Yahudi yang dibunuh secara bersamaan dengan gas Zyklon B. Padahal, kondisi ruangan itu sangat tidak mungkin memuat 2000 orang secara bersamaan. Selain itu, bila gas Zykon B disemprotkan ke ruangan itu, yang terkena dampaknya bukan hanya orang-orang di ruangan tersebut, melainkan juga tentara Nazi sendiri, karena kamar itu memiliki empat lubang terbuka. Gas akan menyebar kemana-mana dan membunuh orang-orang di luar ruangan. Selain itu, gas Zyklon B tidak bisa hilang begitu saja, melainkan akan menempel di dinding-dinding ruangan, di lantai, di atau atap.
Penjaga kamar gas Auschwitz menceritakan bahwa setelah orang-orang Yahudi itu mati, tentara Nazi akan masuk sambil merokok dan berbincang-bincang dengan santai, lalu mengambil jasad-jasad itu dan membakarnya. Hal ini jelas tidak mungkin mengingat bahwa gas Zyklon B masih tersebar dalam ruangan. Orang-orang harus menggunakan masker dan baju khusus untuk masuk ke ruangan yang masih terkontaminasi Zyklon B. Selain itu, terdapat tiga buah pintu di kamar gas itu, yang membuka ke arah dalam. Adanya ketiga pintu itu jelas membuat pengamanan kamar gas menjadi sangat rentan dan gas mudah merembes keluar. Selain itu, fakta bahwa pintu membuka ke arah dalam padahal di dalam ruangan itu ada 2000 orang, merupakan fakta yang aneh karena bila benar demikian, pintu itu menjadi tidak bisa terbuka.
Faurisson juga pernah melakukan penelitian ke kamar gas di AS yang dipakai untuk membunuh para terdakwa yang mendapat vonis mati dari pengadilan. Kamar gas di AS dilengkapi dengan sistem pengamanan yang sangat ketat, antara lain pintu besi yang sangat rapat sehingga tidak memungkinkan gas keluar dan kipas angin khusus untuk mengusir gas keluar ruangan setelah si terdakwa mati. Gas yang keluar dari ruangan itu juga disalurkan ke tanki khusus untuk menetralisir racunnya. Setelah eksekusi dilakukan, dokter dan para pegawainya baru masuk ke ruangan itu beberapa jam kemudian dengan menggunakan baju khusus dan masker. Jasad si terdakwa pun kemudian dicuci bersih, baru kemudian dibawa ke pemakaman.
Fakta di AS memperlihatkan betapa untuk membunuh satu orang saja di kamar gas, pengamanan yang harus dilakukan sedemikian rumitnya. Sementara di Auschwitz disebut-sebut ada 2000 orang dibunuh bersamaan di kamar gas yang sama sekali tidak ada pengamanan. Tentu saja fakta ini menunjukkan adanya keanehan. Dari berbagai keanehan yang ditemukannya, Faurisson menyimpulkan bahwa kisah mengenai pembunuhan ribuan orang-orang Yahudi di kamar gas Auschwitz secara teknis tidak mungkin terjadi. Faurisson menulis makalah tentang hal ini di harian Le Monde Diplomatique. Enam minggu kemudian, yaitu tanggal 21 Ferbruari 1979, 34 orang profesor mengeluarkan deklarasi yang menyatakan, "Tidak boleh ditanyakan bagaimana mungkin secara teknis pembunuhan massal itu terjadi. Secara teknis, pembunuhan itu bisa terjadi karena memang sudah terjadi." Deklarasi para profesor itu jelas bertentangan dengan sikap ilmiah para akademisi. Dan sejak itu pula, Faurisson diberhentikan dari pekerjaannya di universitas. Selain diberhentikan, Faurisson pun diseret ke pengadilan dan mengalami berbagai bentuk penghinaan.
***
Dalam pidatonya di seminar Holocaust, Teheran, Robert Faurisson mengatakan bahwa Presiden Ahmadinejad telah menggunakan kata yang tepat, yaitu bahwa kepercayaan orang Yahudi terhadap Holocaust adalah mitos belaka, yaitu kepercayaan yang didasarkan oleh ketidaktahuan atau kebodohan. Menurut Faurisson, di Perancis, setiap orang berhak untuk tidak percaya kepadaTuhan, namun dilarang untuk tidak mempercayai Holocaust atau bahkan sekedar meragukannya. Larangan untuk meragukan kebenaran Holocaust diresmikan dalam UU Perancis tanggal 13 Juli 1990. Dalam UU itu disebutkan bahwa hukuman bagi orang-orang yang meragukan kebenaran Holocaust adalah penjara satu tahun atau denda hingga 45,000 Franc.
Faurisson mengatakan, ada banyak alasan yang membuktikan bahwa Holocaust adalah mitos belaka. Para pendukung mitos Holocaust tidak bisa menunjukkan satu dokumen pun mengenai kejadian kriminal pembunuhan terhadap enam juta Yahudi itu. Mereka tidak bisa menunjukkan bukti sisa-sisa senjata yang digunakan dalam kamar gas itu. Mereka juga tidak bisa memberikan satu nama pun yang menjadi saksi dalam kejadian ini. Kalaupun ada saksi yang diajukan, kesaksiannya banyak ditemukan ketidakuratan.
Faurisson bukanlah satu-satunya sejarawan yang membuktikan kebohongan mengenai Holocaust atau kamar gas untuk pembunuhan massal orang-orang Yahudi itu. Di antara sejarawan yang menggugat kebohongan Holocaust adalah Arthur Robert Butz pada tahun 1976, dalam tulisannya, “Tipuan Pada Abad ke-20”, Fred Leuchter pada tatahun 1988 dalam tulisannya, “Laporan Teknis Mengenai Eksekusi Kamar Gas di Auschwitz, Birkenau, dan Majdanek”, Germar Rudolf pada tahun 2000 dalam tulisannya “Membedah Holocaust”, Barbara Kulaszka pada tahun 1992 dalam tulisannya, “Benarkah Enam Juta Tewas?”. Pada tahun 1995, Eric Conan dalam majalah L’Express menulis artikel yang mendukung penelitian Faurisson. Padahal, Conan semula adalah penentang Faurisson. Namun, setelah melakukan penelitian di kamar gas yang kini menjadi Museum Auschwitz dan telah dikunjungi oleh 25-30 juta turis, Conan menyimpulkan, “Semua yang ada di sana adalah kebohongan.” Selain itu, kita juga mengenal nama-nama seperti Professor Roger Garaudy dan David Irving. Para sejarawan yang mengutak-atik Holocaust itu kemudian diseret ke pengadilan dan dijatuhi hukuman penjara atau denda uang.
Di antara dalil yang disampaikan para sejarawan, yang menunjukkan kebohongan mitos Holocaust adalah sebagai berikut. Pertama, sepanjang masa Perang Dunia Kedua, jutaan orangYahudi di Eropa hidup normal dan jutaan dari mereka bekerja di pabrik-pabrik Jerman. Kedua, adanya fakta yang disembunyikan dari publik, bahwa selama ini di Jerman ada undang-undang yang sangat melindungi orangYahudi. Pembunuhan terhadap satu orang Yahudi, meskipun dilakukan oleh seorang tentara, akan divonis hukuman mati. Ketiga, klaim bahwa pembantaian massal di kamar gas Nazi dilakukan dengan menggunakan gas Zyklon-B secara teknis tidak mungkin dilakukan. Kondisi kamar gas Nazi sangat tidak aman dan zat Zyklon B dengan mudah akan tersebar ke luar ruangan dan mematikan semua orang, bukan cuma para tawanan Yahudi yang ada di dalam kamar gas saja.
Faurisson menyatakan, memang benar ada orang-orang Yahudi yang tewas dalam perang, sebagaimana juga orang-orang non Yahudi banyak yang menjadi korban perang itu, baik karena konflik senjata atau karena kelaparan dan penyakit. Menurut Faurisson, dalam Perang Dunia Kedua memang benar ada kamp konsentrasi yang menawan orang-orang Yahudi. Namun, bila benar ada enam juta orang Yahudi yang tewas dalam pembunuhan massal Nazi, bagaimana mungkin sedemikian banyak orang Yahudi selamat setelah perang dan sebagiannya bahkan dikirim ke negara yang baru didirikan orang-orang Zionis, yaitu Israel?
Menurut Faurisson, klaim mengenai keberadaan kamar gas dan klaim mengenai pembunuhan massal enam juta orang Yahudi bersumber dari kebohongan sejarah yang sama, yang telah dimanfaatkan oleh Zionisme Internasional. Korban dari kebohongan sejarah ini adalah orang-orang Palestina. Orang-orang Zionis, dengan dibantu oleh para pemimpin Barat, terus berusaha mempertahankan mitos Holocaust dan menghalang-halangi usaha para ilmuwan untuk mengkritisi mitos ini karena Holocaust adalah senjata utama Israel. Dengan holocaust, Israel memiliki alasan atau justifikasi untuk mendirikan negara khusus Yahudi di atas tanah milik bangsa Palestina.
Faurisson hingga di usia senja terus menyuarakan penentangannya terhadap mitos Holocaust. Akibatnya, sepanjang hidupnya, Faurisson berkali-kali dihadapkan ke pengadilan. Bulan November lalu dia kembali dikenai denda setelah melakukan wawancara dengan Televisi Sahar Iran. Kehadirannya dalam Seminar Internasional Holocaust di Teheran juga mendatangkan resiko besar terhadap dirinya. Sepulangnya dari Teheran, Faurisson ditangkap polisi dan akan dihadapkan ke pengadilan. Sepanjang hidupnya, Faurisson juga telah mengalami serangan fisik sepuluh kali dan dua kali di antaranya hampir merenggut jiwanya. Dalam kehidupan sehari-hari pun, Faurisson dan keluarga dikucilkan oleh masyarakat. Namun, menurut Faurisson, setiap kali ia mengalami semua bentuk penyiksaan itu, dia selalu memikirkan nasib bangsa Palestina, dan untuk itu, dia merasa tidak boleh mengeluh.
Holocaust..... kebohongan yang diciptakan sebagai dalih untuk menguasai tanah Palestina....
Tujuannya adalah membuat satu negara untuk melindungi bangsa Yahudi...
The Worst
The worst
by : Keith Richard
by : Keith Richard
Well I said from the firstI am the worst kind of guyFor you to be aroundTear me apartIncluding this old heartThat is trueAnd never ever let you downYou shouldn't stick with meYou trust me too much, you seeTake all the painIt's yours anywayYeah kid...Oh, put the blame on meYou ought to pass, you seeSomewhere outsideI threw love asideNow it's a tragedyI said from the firstI am the worst kind of guyFor you to be around
Wednesday, February 07, 2007
introducing.. my hamsie
wah..akhir2 ini gw lagi demen bgt maen ama hewan2 peliharaan baru gw, gak baru2 amat siih ud 3 bulanan.. gw punya 4 ekor hamster ( dwarf) sepasang hamster winter white (pearl) dan sepasang lagi hamster roborovski (white face) < http://www.hamsterific.com/ >. mereka lucu2 dan gemesin, dan yang paling gw demen mereka blo'on bangged.. sering bertingkah konyol.. LOL
where have you been..
Kalo halaman blog gw ini bisa ngomong, mungkin kata itu yang keluar..
dari lebaran puasa, ke lebaran haji sampe asyura.. dari kemarau sampe jakarta kebanjiran.. baru sekarang liat2 en nulis blog maning, selepas lebaran emang gw banyak kesibukan, ada 2 kali pindahan kantor cabang, server banyak yang bermasalah, dapet proyek deadline nya mepet, mobil ngadat, internet rumah diputus, plus punya hewan peliharaan baruu, dll.. sampe2 pas taun baru kena demam berdaraah.. fiuuuh..
sekarang2 Alhamdulillah ud gak sibuk-sibuk bgt, jadi gw sempetin buat nulis2 lagi.. mudah2an ke depannya juga begitu, jadi saya dapat bercerita, mengutarakan pemikiran, mengeluarkan uneg2 lewat blog ini.. BANZAAAAIII...
dari lebaran puasa, ke lebaran haji sampe asyura.. dari kemarau sampe jakarta kebanjiran.. baru sekarang liat2 en nulis blog maning, selepas lebaran emang gw banyak kesibukan, ada 2 kali pindahan kantor cabang, server banyak yang bermasalah, dapet proyek deadline nya mepet, mobil ngadat, internet rumah diputus, plus punya hewan peliharaan baruu, dll.. sampe2 pas taun baru kena demam berdaraah.. fiuuuh..
sekarang2 Alhamdulillah ud gak sibuk-sibuk bgt, jadi gw sempetin buat nulis2 lagi.. mudah2an ke depannya juga begitu, jadi saya dapat bercerita, mengutarakan pemikiran, mengeluarkan uneg2 lewat blog ini.. BANZAAAAIII...
Wednesday, October 11, 2006
Keep It Simple
Gw pernah baca artikel berikut.. and its nice..
Dalam kehidupan sehari-hari, kita hendaknya mencari cara terbaik untuk memecahkan setiap masalah yang terjadi. Tetapi, saat menghadapi suatu masalah seringkali kita terkecoh, sehingga walaupun masalah tersebut terpecahkan, tetapi pemecahan yang ada bukanlah suatu pemecahan yang efisien dan justru malah terlalu rumit.
Mari kita coba lihat kasus di bawah ini :
1. Kasus kotak sabun yang kosong terjadi di salah satu perusahaan kosmetik yang terbesar di Jepang. Perusahaan tersebut menerima keluhan dari pelanggan yang mengatakan bahwa ia telah membeli kotak sabun yang kosong. Dengan segera para pimpinan perusahaan menceritakan masalah tersebut ke bagian pengepakan yang bertugas untuk memindahkan semua kotak sabun yang telah di pak ke departemen pengiriman. Tim manajemen meminta para teknisi untuk memecahkan masalah tersebut. Dengan segera, para teknisi bekerja keras untuk membuat sebuah mesin sinar X dengan monitor resolusi tinggi yang dioperasikan oleh dua orang untuk melihat semua kotak sabun yang melewati sinar tersebut dan memastikan bahwa kotak tersebut tidak kosong. Tak diragukan lagi, mereka bekerja keras dan cepat tetapi biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit.
Tetapi ada seorang karyawan di sebuah perusahaan kecil yang dihadapkan pada permasalahan yang sama, ia tidak berpikir tentang hal-hal yang rumit, tetapi ia muncul dengan solusi yang berbeda. Ia membeli sebuah kipas angin listrik untuk industri yang memiliki tenaga cukup besar dan mengarahkannya ke garis pengepakan. Ia menyalakan kipas angin tersebut, dan setiap ada kotak sabun yang melewati kipas angin tersebut, kipas tersebut meniup kotak sabun yang kosong keluar dari jalur pengepakan.
2. Pada saat NASA mulai mengirimkan astronot ke luar angkasa, mereka menemukan bahwa pulpen mereka tidak bisa berfungsi di gravitasi nol, karena tinta pulpen tersebut tidak dapat mengalir ke mata pena. Untuk memecahkan masalah tersebut, mereka menghabiskan waktu satu decade dan 12 juta dolar. Mereka mengembangkan sebuah pulpen yang dapat berfungsi pada keadaan-keadaan seperti gravitasi nol, terbalik, dalam air, dalam berbagai permukaan termasuk kristal dan dalam derajat temperatur mulai dari di bawah titik beku sampai lebih dari 300 derajat Celcius.
Dan apakah yang dilakukan para orang Rusia? Mereka menggunakan pensil!
3. Suatu hari, seorang pemilik apartemen menerima komplain dari pelanggannya. Para pelanggan mulai merasa waktu tunggu mereka di pintu lift terasa lama seiring bertambahnya penghuni di apartemen itu. Sang pemilik apartemen mengundang sejumlah pakar untuk memecahkan masalah tersebut. Seorang pakar menyarankan agar menambah jumlah lift. Pakar kedua meminta pemilik untuk mengganti lift yang lebih cepat, dengan asumsi, semakin cepat orang terlayani. Kedua saran tadi tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit.
Tetapi, pakar ketiga hanya menyarankan satu hal, bahwa inti dari komplain pelanggan anda adalah mereka merasa lama menunggu. Pakar tadi hanya menyarankan kepada sang pemilik apartemen untuk menginvestasikan kaca cermin di depan lift, supaya para pelanggan teralihkan perhatiannya dari pekerjaan 'menunggu' dan merasa 'tidak menunggu lift'. It works!
Filosofi KISS (Keep It Simple Stupid), yaitu selalu mencari solusi yang sederhana, sehingga bahkan orang bodoh sekalipun dapat melakukannya. Cobalah menyusun solusi yang paling sederhana dan memungkinkan untuk memecahkan masalah yang ada. Maka dari itu, kita harus belajar untuk fokus pada solusi daripada pada berfokus pada masalah. Bila kita melihat pada apa yang tidak kita punya di dalam hidup kita, kita tidak akan memiliki apa-apa. Tetapi bila kita melihat pada apa yang ada di tangan kita, kita memiliki segalanya.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita hendaknya mencari cara terbaik untuk memecahkan setiap masalah yang terjadi. Tetapi, saat menghadapi suatu masalah seringkali kita terkecoh, sehingga walaupun masalah tersebut terpecahkan, tetapi pemecahan yang ada bukanlah suatu pemecahan yang efisien dan justru malah terlalu rumit.
Mari kita coba lihat kasus di bawah ini :
1. Kasus kotak sabun yang kosong terjadi di salah satu perusahaan kosmetik yang terbesar di Jepang. Perusahaan tersebut menerima keluhan dari pelanggan yang mengatakan bahwa ia telah membeli kotak sabun yang kosong. Dengan segera para pimpinan perusahaan menceritakan masalah tersebut ke bagian pengepakan yang bertugas untuk memindahkan semua kotak sabun yang telah di pak ke departemen pengiriman. Tim manajemen meminta para teknisi untuk memecahkan masalah tersebut. Dengan segera, para teknisi bekerja keras untuk membuat sebuah mesin sinar X dengan monitor resolusi tinggi yang dioperasikan oleh dua orang untuk melihat semua kotak sabun yang melewati sinar tersebut dan memastikan bahwa kotak tersebut tidak kosong. Tak diragukan lagi, mereka bekerja keras dan cepat tetapi biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit.
Tetapi ada seorang karyawan di sebuah perusahaan kecil yang dihadapkan pada permasalahan yang sama, ia tidak berpikir tentang hal-hal yang rumit, tetapi ia muncul dengan solusi yang berbeda. Ia membeli sebuah kipas angin listrik untuk industri yang memiliki tenaga cukup besar dan mengarahkannya ke garis pengepakan. Ia menyalakan kipas angin tersebut, dan setiap ada kotak sabun yang melewati kipas angin tersebut, kipas tersebut meniup kotak sabun yang kosong keluar dari jalur pengepakan.
2. Pada saat NASA mulai mengirimkan astronot ke luar angkasa, mereka menemukan bahwa pulpen mereka tidak bisa berfungsi di gravitasi nol, karena tinta pulpen tersebut tidak dapat mengalir ke mata pena. Untuk memecahkan masalah tersebut, mereka menghabiskan waktu satu decade dan 12 juta dolar. Mereka mengembangkan sebuah pulpen yang dapat berfungsi pada keadaan-keadaan seperti gravitasi nol, terbalik, dalam air, dalam berbagai permukaan termasuk kristal dan dalam derajat temperatur mulai dari di bawah titik beku sampai lebih dari 300 derajat Celcius.
Dan apakah yang dilakukan para orang Rusia? Mereka menggunakan pensil!
3. Suatu hari, seorang pemilik apartemen menerima komplain dari pelanggannya. Para pelanggan mulai merasa waktu tunggu mereka di pintu lift terasa lama seiring bertambahnya penghuni di apartemen itu. Sang pemilik apartemen mengundang sejumlah pakar untuk memecahkan masalah tersebut. Seorang pakar menyarankan agar menambah jumlah lift. Pakar kedua meminta pemilik untuk mengganti lift yang lebih cepat, dengan asumsi, semakin cepat orang terlayani. Kedua saran tadi tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit.
Tetapi, pakar ketiga hanya menyarankan satu hal, bahwa inti dari komplain pelanggan anda adalah mereka merasa lama menunggu. Pakar tadi hanya menyarankan kepada sang pemilik apartemen untuk menginvestasikan kaca cermin di depan lift, supaya para pelanggan teralihkan perhatiannya dari pekerjaan 'menunggu' dan merasa 'tidak menunggu lift'. It works!
Filosofi KISS (Keep It Simple Stupid), yaitu selalu mencari solusi yang sederhana, sehingga bahkan orang bodoh sekalipun dapat melakukannya. Cobalah menyusun solusi yang paling sederhana dan memungkinkan untuk memecahkan masalah yang ada. Maka dari itu, kita harus belajar untuk fokus pada solusi daripada pada berfokus pada masalah. Bila kita melihat pada apa yang tidak kita punya di dalam hidup kita, kita tidak akan memiliki apa-apa. Tetapi bila kita melihat pada apa yang ada di tangan kita, kita memiliki segalanya.
Tuesday, October 03, 2006
Makes you think, doesn't it?
In the 6th century BC Greek mathematician Pythagoras said that earth is round - but few agreed with him.
Greek astronomer Aristarchos said in the 3rd century BC that earth revolves around the sun - but the idea was not accepted.
In the 2nd century BC Greek astronomer Erastosthenes accurately measured the distance around the earth at about 40,000 km (24,860 miles) - but nobody believed him.
In the 2nd century AD Greek astronomer Ptolemy stated that earth was the centre of the universe - most people believed him for the next 1,400 years.
Greek astronomer Aristarchos said in the 3rd century BC that earth revolves around the sun - but the idea was not accepted.
In the 2nd century BC Greek astronomer Erastosthenes accurately measured the distance around the earth at about 40,000 km (24,860 miles) - but nobody believed him.
In the 2nd century AD Greek astronomer Ptolemy stated that earth was the centre of the universe - most people believed him for the next 1,400 years.
Friday, September 29, 2006
Naskah Gurindam 12
INILAH GURINDAM DUABELAS NAMANYA
Segala puji bagi Tuhan seru sekalian alam serta shalawatnya Nabi yang
akhirul jaman serta keluarganya dan sahabatnya sekalian adanya.
Amma ba’du daripada itu maka tatkala sampailah Hijratun Nabi 1263 Sanah
kepada dua puluh tiga hari bulan Rajab hari Selasa mana (…..) telah
ta’ali kepada kita yaitu Raja Ali Haji mengarang satu gurindam cara Melayu
yaitu yang boleh juga jadi diambil faedah sedikit-sedikit daripada
perkataannya itu pada orang yang ada menaruh akal maka adalah banyaknya
gurindam itu hanya duabelas pasal di dalamnya.
Syahdan
Adalah beda antara gurindam dengan syair itu aku nyatakan pula bermula
arti syair Melayu itu perkataan yang bersajak yang serupa dua berpasang
pada akhirnya dan tiada berkehendak pada sempurna perkataan pada satu-satu
pasangnya bersalahan dengan gurindam.
Adapun arti gurindam itu yaitu perkataan yang bersajak juga pada akhir
pasangannya tetapi sempurna perkataannya dengan satu pasangannya sahaja
jadilah seperti sajak yang pertama itu syarat dan sajak yang kedua itu
jadi seperti jawab.
Bermula inilah rupanya syair.
Dengarkan tuan suatu rencana
Mengarang di dalam gundah gulana
Barangkali gurindam kurang kena
Tuan betulkan dengan sempurna
Inilah arti gurindam yang di bawah syatar ini
Persamaan yang indah-indah
Yaitu ilmu yang memberi faedah
Aku hendak bertutur
Akan gurindam yang beratur
INI GURINDAAM PASAL YANG PERTAMA
Barang siapa tiada memegang agama
Segala-gala tiada boleh dibilang nama
Barang siapa mengenal yang empat
Maka yaitulah orang yang ma’rifat
Barang siapa mengenal Allah
Suruh dan tegaknya tiada ia menyalah
Barang siapa mengenal diri
Maka telah mengenal akan Tuhan yang bahri
Barang siapa mengenal dunia
Tahulah ia barang yang terpedaya
Barang siapa mengenal akhirat
Tahulah ia dunia mudharat
INI GURINDAM PASAL YANG KEDUA
Barang siapa mengenal yang tersebut
Tahulah ia makna takut
Barang siapa meninggalkan sembahyang
Seperti rumah tiada bertiang
Barang siapa meninggalkan puasa
Tidaklah mendapat dua termasa
Barang siapa meninggalkan zakat
Tiadalah hartanya beroleh berkat
Barang siapa meninggalkan haji
Tiadalah ia menyempurnakan janji
INI GURINDAM PASAL YANG KETIGA
Apabila terpelihara mata
Sedikitlah cita-cita
Apabila terpelihara kuping
Khabar yang jahat tiadalah damping
Apabila terpelihara lidah
Niscaya dapat daripadanya faedah
Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan
Daripada segala berat dan ringan
Apabila perut terlalu penuh
Keluarlah fi’il yang tidak senonoh
Anggota tengah hendaklah ingat
Di situlah banyak orang yang hilang semangat
Hendaklah peliharakan kaki
Daripada berjalan yang membawa rugi
INI GURINDAM PASAL YANG KEEMPAT
Hati itu kerajaan di dalam tubuh
Jikalau zalim segala anggota tubuh pun rubuh
Apabila dengki sudah bertanah
Datanglah daripadanya beberapa anak panah
Mengumpat dam memuji hendaklah pikir
Di situlah banyak orang yang tergelincir
Pekerjaan marah jangan dibela
Nanti hilang akal di kepala
Jika sedikitpun berbuat bohong
Boleh diumpamakan mulutnya itu pekung
Tanda orang yang amat celaka
Aib dirinya tiada ia sangka
Bakhil jangan diberi singgah
Itulah perompak yang amat gagah
Barang siapa yang sudah besar
Janganlah kelakuannya membuat kasar
Barang siapa perkataan kotor
Mulutnya itu umpama ketor
Di manakah salah diri
Jika tidak orang lain yang berperi
Pekerjaan takbur jangan direpih
Sebelum mati didapat juga sepih
INI GURINDAM PASAL YANG KELIMA
Jika hendak mengenal orang berbangsa
Lihat kepada budi dan bahasa
Jika hendak mengenal orang yang berbahagia
Sangat memeliharakan yang sia-sia
Jika hendak mengenal orang mulia
Lihatlah kepada kelakuan dia
Jika hendak mengenal orang yang berilmu
Bertanya dan belajar tiadalah jemu
Jika hendak mengenal orang yang berakal
Di dalam dunia mengambil bekal
Jika hendak mengenal orang yang baik perangai
Lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai
INI GURINDAM PASAL YANG KEENAM
Cahari olehmu akan sahabat
Yang boleh dijadikan obat
Cahari olehmu akan guru
Yang boleh tahukan tiap seteru
Cahari olehmu akan isteri
Yang boleh menyerahkan diri
Cahari olehmu akan kawan
Pilih segala orang yang setiawan
Cahari olehmu akan abdi
Yang ada baik sedikit budi
INI GURINDAM PASAL YANG KETUJUH
Apabila banyak berkata-kata
Di situlah jalan masuk dusta
Apabila banyak berlebih-lebihan suka
Itu tanda hampirkan duka
Apabila kita kurang siasat
Itulah tanda pekerjaan hendak sesat
Apabila anak tidak dilatih
Jika besar bapanya letih
Apabila banyak mencat (mencacat?) orang
Itulah tanda dirinya kurang
Apabila orang yang banyak tidur
Sia-sia sajalah umur
Apabila mendengar akan kabar
Menerimanya itu hendaklah sabar
Apabila mendengar akan aduan
Membicarakannya itu hendaklah cemburuan
Apabila perkataan yang lemah lembut
Lekaslah segala orang mengikut
Apabila perkataan yang amat kasar
Lekaslah orang sekalian gusar
Apabila pekerjaan yang amat benar
Tidak boleh orang berbuat onar
INI GURINDAM PASAL YANG KEDELAPAN
Barang siapa khianat akan dirinya
Apalagi kepada lainnya
Kepada dirinya ia aniaya
Orang itu jangan engkau percaya
Lidah suka membenarkan dirinya
Daripada yang lain dapat kesalahannya
Daripada memuji diri hendaklah sabar
Biar daripada orang datangnya kabar
Orang yang suka menampakkan jasa
Setengah daripadanya syirik mengaku kuasa
Kejahatan diri disembunyikan
Kebajikan diri diamkan
Ke’aiban orang jangan dibuka
Ke’aiban diri hendaklah sangka
INI GURINDAM PASAL YANG KESEMBILAN
Tahu pekerjaan tak baik tetapi dikerjakan
Bukannya manusia yaitulah syaitan
Kejahatan seorang perempuan tua
Itulah iblis punya penggawa
Kepada segala hamba-hamba raja
Di situlah syaitan tempatnya manja
Kebanyakan orang yang muda-muda
Di situlah syaitan tempat bergoda
Perkumpulan laki-laki dengan perempuan
Di situlah syaitan punya jamuan
Adapun orang tua(h) yang hemat
Syaitan tak suka membuat sahabat
Jika orang muda kuat berguru
Dengan syaitan jadi berseteru
INI GURINDAM PASAL YANG KESEPULUH
Dengan bapa jangan derhaka
Supaya Allah tidak murka
Dengan ibu hendaklah hormat
Supaya badan dapat selamat
Dengan anak janganlah lalai
Supaya boleh naik ke tengah balai
Dengan kawan hendaklah adil
Supaya tangannya jadi kapil
INI GURINDAM PASAL YANG KESEBELAS
Hendaklah berjasa
Kepada yang sebangsa
Hendak jadi kepala
Buang perangai yang cela
Hendaklah memegang amanat
Buanglah khianat
Hendak marah
Dahulukan hujjah
Hendak dimalui
Jangan memalui
Hendak ramai
Murahkan perangai
INI GURINDAM PASAL YANG KEDUABELAS
Raja mufakat dengan menteri
Seperti kebun berpagarkan duri
Betul hati kepada raja
Tanda jadi sebarang kerja
Hukum adil atas rakyat
Tanda raja beroleh inayat
Kasihkan orang yang berilmu
Tanda rahmat atas dirimu
Hormat akan orang yang pandai
Tanda mengenal kasa dan cindai
Ingatkan dirinya mati
Itulah asal berbuat bakti
Akhirat itu terlalu nyata
Kepada hati yang tidak buta
Tamatlah gurindam yang duabelas pasal yaitu karangan kita
Raja Ali Haji pada tahun Hijrah Nabi kita seribu
dua ratus enam puluh tiga kepada tiga likur
hari bulan Rajab Selasa jam pukul lima
Negeri Riau Pulau Penyengat
Segala puji bagi Tuhan seru sekalian alam serta shalawatnya Nabi yang
akhirul jaman serta keluarganya dan sahabatnya sekalian adanya.
Amma ba’du daripada itu maka tatkala sampailah Hijratun Nabi 1263 Sanah
kepada dua puluh tiga hari bulan Rajab hari Selasa mana (…..) telah
ta’ali kepada kita yaitu Raja Ali Haji mengarang satu gurindam cara Melayu
yaitu yang boleh juga jadi diambil faedah sedikit-sedikit daripada
perkataannya itu pada orang yang ada menaruh akal maka adalah banyaknya
gurindam itu hanya duabelas pasal di dalamnya.
Syahdan
Adalah beda antara gurindam dengan syair itu aku nyatakan pula bermula
arti syair Melayu itu perkataan yang bersajak yang serupa dua berpasang
pada akhirnya dan tiada berkehendak pada sempurna perkataan pada satu-satu
pasangnya bersalahan dengan gurindam.
Adapun arti gurindam itu yaitu perkataan yang bersajak juga pada akhir
pasangannya tetapi sempurna perkataannya dengan satu pasangannya sahaja
jadilah seperti sajak yang pertama itu syarat dan sajak yang kedua itu
jadi seperti jawab.
Bermula inilah rupanya syair.
Dengarkan tuan suatu rencana
Mengarang di dalam gundah gulana
Barangkali gurindam kurang kena
Tuan betulkan dengan sempurna
Inilah arti gurindam yang di bawah syatar ini
Persamaan yang indah-indah
Yaitu ilmu yang memberi faedah
Aku hendak bertutur
Akan gurindam yang beratur
INI GURINDAAM PASAL YANG PERTAMA
Barang siapa tiada memegang agama
Segala-gala tiada boleh dibilang nama
Barang siapa mengenal yang empat
Maka yaitulah orang yang ma’rifat
Barang siapa mengenal Allah
Suruh dan tegaknya tiada ia menyalah
Barang siapa mengenal diri
Maka telah mengenal akan Tuhan yang bahri
Barang siapa mengenal dunia
Tahulah ia barang yang terpedaya
Barang siapa mengenal akhirat
Tahulah ia dunia mudharat
INI GURINDAM PASAL YANG KEDUA
Barang siapa mengenal yang tersebut
Tahulah ia makna takut
Barang siapa meninggalkan sembahyang
Seperti rumah tiada bertiang
Barang siapa meninggalkan puasa
Tidaklah mendapat dua termasa
Barang siapa meninggalkan zakat
Tiadalah hartanya beroleh berkat
Barang siapa meninggalkan haji
Tiadalah ia menyempurnakan janji
INI GURINDAM PASAL YANG KETIGA
Apabila terpelihara mata
Sedikitlah cita-cita
Apabila terpelihara kuping
Khabar yang jahat tiadalah damping
Apabila terpelihara lidah
Niscaya dapat daripadanya faedah
Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan
Daripada segala berat dan ringan
Apabila perut terlalu penuh
Keluarlah fi’il yang tidak senonoh
Anggota tengah hendaklah ingat
Di situlah banyak orang yang hilang semangat
Hendaklah peliharakan kaki
Daripada berjalan yang membawa rugi
INI GURINDAM PASAL YANG KEEMPAT
Hati itu kerajaan di dalam tubuh
Jikalau zalim segala anggota tubuh pun rubuh
Apabila dengki sudah bertanah
Datanglah daripadanya beberapa anak panah
Mengumpat dam memuji hendaklah pikir
Di situlah banyak orang yang tergelincir
Pekerjaan marah jangan dibela
Nanti hilang akal di kepala
Jika sedikitpun berbuat bohong
Boleh diumpamakan mulutnya itu pekung
Tanda orang yang amat celaka
Aib dirinya tiada ia sangka
Bakhil jangan diberi singgah
Itulah perompak yang amat gagah
Barang siapa yang sudah besar
Janganlah kelakuannya membuat kasar
Barang siapa perkataan kotor
Mulutnya itu umpama ketor
Di manakah salah diri
Jika tidak orang lain yang berperi
Pekerjaan takbur jangan direpih
Sebelum mati didapat juga sepih
INI GURINDAM PASAL YANG KELIMA
Jika hendak mengenal orang berbangsa
Lihat kepada budi dan bahasa
Jika hendak mengenal orang yang berbahagia
Sangat memeliharakan yang sia-sia
Jika hendak mengenal orang mulia
Lihatlah kepada kelakuan dia
Jika hendak mengenal orang yang berilmu
Bertanya dan belajar tiadalah jemu
Jika hendak mengenal orang yang berakal
Di dalam dunia mengambil bekal
Jika hendak mengenal orang yang baik perangai
Lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai
INI GURINDAM PASAL YANG KEENAM
Cahari olehmu akan sahabat
Yang boleh dijadikan obat
Cahari olehmu akan guru
Yang boleh tahukan tiap seteru
Cahari olehmu akan isteri
Yang boleh menyerahkan diri
Cahari olehmu akan kawan
Pilih segala orang yang setiawan
Cahari olehmu akan abdi
Yang ada baik sedikit budi
INI GURINDAM PASAL YANG KETUJUH
Apabila banyak berkata-kata
Di situlah jalan masuk dusta
Apabila banyak berlebih-lebihan suka
Itu tanda hampirkan duka
Apabila kita kurang siasat
Itulah tanda pekerjaan hendak sesat
Apabila anak tidak dilatih
Jika besar bapanya letih
Apabila banyak mencat (mencacat?) orang
Itulah tanda dirinya kurang
Apabila orang yang banyak tidur
Sia-sia sajalah umur
Apabila mendengar akan kabar
Menerimanya itu hendaklah sabar
Apabila mendengar akan aduan
Membicarakannya itu hendaklah cemburuan
Apabila perkataan yang lemah lembut
Lekaslah segala orang mengikut
Apabila perkataan yang amat kasar
Lekaslah orang sekalian gusar
Apabila pekerjaan yang amat benar
Tidak boleh orang berbuat onar
INI GURINDAM PASAL YANG KEDELAPAN
Barang siapa khianat akan dirinya
Apalagi kepada lainnya
Kepada dirinya ia aniaya
Orang itu jangan engkau percaya
Lidah suka membenarkan dirinya
Daripada yang lain dapat kesalahannya
Daripada memuji diri hendaklah sabar
Biar daripada orang datangnya kabar
Orang yang suka menampakkan jasa
Setengah daripadanya syirik mengaku kuasa
Kejahatan diri disembunyikan
Kebajikan diri diamkan
Ke’aiban orang jangan dibuka
Ke’aiban diri hendaklah sangka
INI GURINDAM PASAL YANG KESEMBILAN
Tahu pekerjaan tak baik tetapi dikerjakan
Bukannya manusia yaitulah syaitan
Kejahatan seorang perempuan tua
Itulah iblis punya penggawa
Kepada segala hamba-hamba raja
Di situlah syaitan tempatnya manja
Kebanyakan orang yang muda-muda
Di situlah syaitan tempat bergoda
Perkumpulan laki-laki dengan perempuan
Di situlah syaitan punya jamuan
Adapun orang tua(h) yang hemat
Syaitan tak suka membuat sahabat
Jika orang muda kuat berguru
Dengan syaitan jadi berseteru
INI GURINDAM PASAL YANG KESEPULUH
Dengan bapa jangan derhaka
Supaya Allah tidak murka
Dengan ibu hendaklah hormat
Supaya badan dapat selamat
Dengan anak janganlah lalai
Supaya boleh naik ke tengah balai
Dengan kawan hendaklah adil
Supaya tangannya jadi kapil
INI GURINDAM PASAL YANG KESEBELAS
Hendaklah berjasa
Kepada yang sebangsa
Hendak jadi kepala
Buang perangai yang cela
Hendaklah memegang amanat
Buanglah khianat
Hendak marah
Dahulukan hujjah
Hendak dimalui
Jangan memalui
Hendak ramai
Murahkan perangai
INI GURINDAM PASAL YANG KEDUABELAS
Raja mufakat dengan menteri
Seperti kebun berpagarkan duri
Betul hati kepada raja
Tanda jadi sebarang kerja
Hukum adil atas rakyat
Tanda raja beroleh inayat
Kasihkan orang yang berilmu
Tanda rahmat atas dirimu
Hormat akan orang yang pandai
Tanda mengenal kasa dan cindai
Ingatkan dirinya mati
Itulah asal berbuat bakti
Akhirat itu terlalu nyata
Kepada hati yang tidak buta
Tamatlah gurindam yang duabelas pasal yaitu karangan kita
Raja Ali Haji pada tahun Hijrah Nabi kita seribu
dua ratus enam puluh tiga kepada tiga likur
hari bulan Rajab Selasa jam pukul lima
Negeri Riau Pulau Penyengat
Thursday, September 28, 2006
Salah Takar
Waktu saya SD sampai SMP, saya selalu diajari bahwa :
1 pound = 0,5 kg,
1 ounce (ons) = 100 gram
Bahkan dalam kamus Besar Bahasa Indonesia, mengartikan ons (bukan ditulis ounce) adalah satuan berat senilai 1/10 kilogram.
Setelah saya SMA dan menempuh jenjang perguruan tinggi, saya baru menyadari bahwa ini adalah kesalahan yang dilestarikan secara turun-menurun di Indonesia.
Sungguh memprihatinkan. Semua sekolah mengajarkan bahwa 1 ons = 100 gram dan 1 pound = 500 gram, dan adik-adik kita pun menggunakannya dalam kegiatan sehari-hari. “Racun” inisudah tertanam didalam otak adik-adik kita sejak usia dini.
Parahnya lagi, dari buku pegangan yang diwajibkan atau disarankan oleh Departemen Pendidikan Indonesia mengajarkan seperti itu. Karena itu, tidaklah mungkin bagi para guru untuk melakukan koreksi selama DepDikNas belum merubah atau memberikan petunjuk resmi. Hal ini menjadikan kesalahan diajarkan secara resmi!!
Akan tetapi, pihak Direktorat Metrologi pun telah lama melarang pemakaian satuan ons untuk ekivalen 100 gram. Mereka justru mengharuskan pemakaian satuan yang termasuk dalam Sistem Internasional (metrik) yang diberlakukan resmi di Indonesia. Untuk ukuran berat, satuannya adalah gram dan kelipatannya. Satuan *Ons bukanlah bagian dari sistem metrik* ini dan untuk menghilangkan
kebiasaan memakai satuan ons ini, Direktorat Metrologi sejak lama telah memusnahkan semua anak timbangan (bandul atau timbal) yang bertulisan “ons” dan “pound”.
Timbul pertanyaan, Kalau Depdiknas mau mempertahankan satuan ons yang keliru ini, sementara pemerintah sendiri melalui Direktorat Metrologi melarang pemakaian satuan “ons” dalam transaksi legal, maka konsekwensinya ialah harus dibuat sistem baru timbangan Indonesia (versi Depdiknas).
Sistem baru inipun harus diakui lebih dulu oleh dunia internasional sebelum diajarkan kepada anak-anak. Perlukah adanya sistem timbangan Indonesia yang konversinya adalah 1 ons (Depdiknas) = 100 gram dan 1 pound (Depdiknas) = 500 gram? Bagaimana “Ons dan Pound (Depdiknas)” ini dimasukkan dalam sistem metrik yang sudah baku diseluruh dunia ? Siapa yang mau pakee??
Contoh kasus diatas hanyalah satu diantara sekian banyak problema yang merupakan akibat atau korban kesalahan pendidikan. Saya yakin masih banyak kasus-kasus senada yang terjadi, tetapi tidak kita dengar. Salah satu contoh kecil ialah, banyak sekali ibu-ibu yang mempraktekkan resep kue dari buku luar negeri tidak berhasil tanpa diketahui dimana kesalahannya.
Karena ini kesalahan pendidikan, masalah ini sebenarnya merupakan masalah nasional pendidikan kita yang mau tidak mau harus segera dihentikan.
Departemen Pendidikan tidak perlu malu dan basa-basi diplomatis mengenai hal ini. Mari kita pikirkan dampaknya bagi masa depan anak-anak Indonesia. Berikan teladan kepada bangsa ini untuk tidak malu memperbaiki kesalahan.
Sekalipun hanya untuk pelajaran di sekolah, dalam hal Takar-Timbang-Ukur, Dep. Pendidikan tidak memiliki supremasi sedikitpun terhadap Direktorat Metrologi sebagai lembaga yang paling berwenang di Indonesia. Mari kita ikuti satu acuan saja, yaitu Direktorat Metrologi.
Era Globalisasi tidak mungkin kita hindari, dan karena itu anak-anak kita harus dipersiapkan dengan benar. Benar dalam arti landasannya, prosesnya, materinya maupun arah pendidikannya. Mengejar ketertinggalan dalam hal kualitas SDM negara tetangga saja sudah merupakan upaya yang sangat berat. Janganlah malah diperberat dengan *pelajaran sampah* yang justru bakal menyesatkan. Didiklah anak-anak kita untuk mengenal dan mengikuti aturan dan standar yang berlaku SAH dan DIAKUI secara internasional, bukan hanya yang rekayasa lokal saja. Jangan ada lagi korban akibat pendidikan yang salah.
Kita lihat yang nyata saja, berapa banyak TKI diluar negeri yang berarti harus mengikuti acuan yang berlaku secara internasional.
Anak-anak kita memiliki HAK untuk mendapatkan pendidikan yang benar sebagai upaya mempersiapkan diri menyongsong masa depannya yang akan penuh dengan tantangan berat.
Daftar acuan yang benar :
1 ounce/ons/onza = 28,35 gram (bukan 100 g.)
1 pound = 453 gram (bukan 500 g.)
1 pound = 16 ounce (bukan 5 ons)
1 pound = 0,5 kg,
1 ounce (ons) = 100 gram
Bahkan dalam kamus Besar Bahasa Indonesia, mengartikan ons (bukan ditulis ounce) adalah satuan berat senilai 1/10 kilogram.
Setelah saya SMA dan menempuh jenjang perguruan tinggi, saya baru menyadari bahwa ini adalah kesalahan yang dilestarikan secara turun-menurun di Indonesia.
Sungguh memprihatinkan. Semua sekolah mengajarkan bahwa 1 ons = 100 gram dan 1 pound = 500 gram, dan adik-adik kita pun menggunakannya dalam kegiatan sehari-hari. “Racun” inisudah tertanam didalam otak adik-adik kita sejak usia dini.
Parahnya lagi, dari buku pegangan yang diwajibkan atau disarankan oleh Departemen Pendidikan Indonesia mengajarkan seperti itu. Karena itu, tidaklah mungkin bagi para guru untuk melakukan koreksi selama DepDikNas belum merubah atau memberikan petunjuk resmi. Hal ini menjadikan kesalahan diajarkan secara resmi!!
Akan tetapi, pihak Direktorat Metrologi pun telah lama melarang pemakaian satuan ons untuk ekivalen 100 gram. Mereka justru mengharuskan pemakaian satuan yang termasuk dalam Sistem Internasional (metrik) yang diberlakukan resmi di Indonesia. Untuk ukuran berat, satuannya adalah gram dan kelipatannya. Satuan *Ons bukanlah bagian dari sistem metrik* ini dan untuk menghilangkan
kebiasaan memakai satuan ons ini, Direktorat Metrologi sejak lama telah memusnahkan semua anak timbangan (bandul atau timbal) yang bertulisan “ons” dan “pound”.
Timbul pertanyaan, Kalau Depdiknas mau mempertahankan satuan ons yang keliru ini, sementara pemerintah sendiri melalui Direktorat Metrologi melarang pemakaian satuan “ons” dalam transaksi legal, maka konsekwensinya ialah harus dibuat sistem baru timbangan Indonesia (versi Depdiknas).
Sistem baru inipun harus diakui lebih dulu oleh dunia internasional sebelum diajarkan kepada anak-anak. Perlukah adanya sistem timbangan Indonesia yang konversinya adalah 1 ons (Depdiknas) = 100 gram dan 1 pound (Depdiknas) = 500 gram? Bagaimana “Ons dan Pound (Depdiknas)” ini dimasukkan dalam sistem metrik yang sudah baku diseluruh dunia ? Siapa yang mau pakee??
Contoh kasus diatas hanyalah satu diantara sekian banyak problema yang merupakan akibat atau korban kesalahan pendidikan. Saya yakin masih banyak kasus-kasus senada yang terjadi, tetapi tidak kita dengar. Salah satu contoh kecil ialah, banyak sekali ibu-ibu yang mempraktekkan resep kue dari buku luar negeri tidak berhasil tanpa diketahui dimana kesalahannya.
Karena ini kesalahan pendidikan, masalah ini sebenarnya merupakan masalah nasional pendidikan kita yang mau tidak mau harus segera dihentikan.
Departemen Pendidikan tidak perlu malu dan basa-basi diplomatis mengenai hal ini. Mari kita pikirkan dampaknya bagi masa depan anak-anak Indonesia. Berikan teladan kepada bangsa ini untuk tidak malu memperbaiki kesalahan.
Sekalipun hanya untuk pelajaran di sekolah, dalam hal Takar-Timbang-Ukur, Dep. Pendidikan tidak memiliki supremasi sedikitpun terhadap Direktorat Metrologi sebagai lembaga yang paling berwenang di Indonesia. Mari kita ikuti satu acuan saja, yaitu Direktorat Metrologi.
Era Globalisasi tidak mungkin kita hindari, dan karena itu anak-anak kita harus dipersiapkan dengan benar. Benar dalam arti landasannya, prosesnya, materinya maupun arah pendidikannya. Mengejar ketertinggalan dalam hal kualitas SDM negara tetangga saja sudah merupakan upaya yang sangat berat. Janganlah malah diperberat dengan *pelajaran sampah* yang justru bakal menyesatkan. Didiklah anak-anak kita untuk mengenal dan mengikuti aturan dan standar yang berlaku SAH dan DIAKUI secara internasional, bukan hanya yang rekayasa lokal saja. Jangan ada lagi korban akibat pendidikan yang salah.
Kita lihat yang nyata saja, berapa banyak TKI diluar negeri yang berarti harus mengikuti acuan yang berlaku secara internasional.
Anak-anak kita memiliki HAK untuk mendapatkan pendidikan yang benar sebagai upaya mempersiapkan diri menyongsong masa depannya yang akan penuh dengan tantangan berat.
Daftar acuan yang benar :
1 ounce/ons/onza = 28,35 gram (bukan 100 g.)
1 pound = 453 gram (bukan 500 g.)
1 pound = 16 ounce (bukan 5 ons)
Ikatlah Ilmu dengan Menuliskannya
Ada suatu kalimat bijak yang berbunyi “ikatlah ilmu dengan menuliskannya” (yang juga merupakan semboyan dari situs ilmukomputer). Suatu kata sederhana namun bermakna mendalam.
Untuk mendapatkan suatu ilmu, mendekap atau mengikat ilmu kita disarankan untuk menulis. Sejalan dengan wahyu pertama yang diturunkan Allah kepada Muhammad SAW, di mana Allah meminta kita untuk membaca dengan mengagungkan-Nya. Selain itu Allah juga mengajar manusia dengan perantaraan kalam (baca dan tulis). Oleh karena itu Imam Ali bin Abi Thalib menegaskannya agar kita mengikat ilmu dengan menuliskannya. Maka menulis adalah kegiatan hidup yang amat bernilai tinggi dan mulia.
Sebab dengan menulis hidup kita akan berarti, dengan menulis hidup kita tiada pernah berhenti penuh arti. Maka menuliskan kebermaknaan hidup ini adalah utama sebelum kita pergi ke alam sana. Sebab hidup harus memiliki arti atau nilai. "Sekali berarti sudah itu mati" seperti kata Chairil Anwar.
Dan ada satu lagi moto sybase yang sangat saya suka, "knowledge is power, today's knowledge is tomorrow's power"
Sebuah semboyan yang menyadarkan kita betapa pentingnya ilmu pengetahuan..
Dengan latar belakang ini saya mencoba membuat blog ini dengan maksud menampung ide, gagasan, fikiran, informasi dan lain sebagainya yang bersumber dari kapasitas personal maupun sumber dunia ilmu dan informasi lainnya.
akhir kata, semoga apa yang saya tulis pada blog ini ada manfaatnya bagi kita semua.
Untuk mendapatkan suatu ilmu, mendekap atau mengikat ilmu kita disarankan untuk menulis. Sejalan dengan wahyu pertama yang diturunkan Allah kepada Muhammad SAW, di mana Allah meminta kita untuk membaca dengan mengagungkan-Nya. Selain itu Allah juga mengajar manusia dengan perantaraan kalam (baca dan tulis). Oleh karena itu Imam Ali bin Abi Thalib menegaskannya agar kita mengikat ilmu dengan menuliskannya. Maka menulis adalah kegiatan hidup yang amat bernilai tinggi dan mulia.
Sebab dengan menulis hidup kita akan berarti, dengan menulis hidup kita tiada pernah berhenti penuh arti. Maka menuliskan kebermaknaan hidup ini adalah utama sebelum kita pergi ke alam sana. Sebab hidup harus memiliki arti atau nilai. "Sekali berarti sudah itu mati" seperti kata Chairil Anwar.
Dan ada satu lagi moto sybase yang sangat saya suka, "knowledge is power, today's knowledge is tomorrow's power"
Sebuah semboyan yang menyadarkan kita betapa pentingnya ilmu pengetahuan..
Dengan latar belakang ini saya mencoba membuat blog ini dengan maksud menampung ide, gagasan, fikiran, informasi dan lain sebagainya yang bersumber dari kapasitas personal maupun sumber dunia ilmu dan informasi lainnya.
akhir kata, semoga apa yang saya tulis pada blog ini ada manfaatnya bagi kita semua.
Wednesday, September 27, 2006
Tendangan Pisang
Tendangan pisang,
tendangan yang sering dilakukan David Beckham ketika mengambil tendangan bebas, tendangan yang bisa bikin bola belok hingga mengecoh kiper.
Kenapa bola tersebut bisa berbelok??? Kalau kita cermati, pada tendangan pisang, sudah dipastikan bahwasannya bola tersebut bergerak sambil berputar. Inilah yang memnyebabkan bola tersebut berbelok.
Pada tahun 1852 seorang fisikawan, Gustav Magnus, pernah menelitinya secara komprehensif dengan ratusan kali ujicoba dan ratusan jenis posisi.
Menurut hukum Fisika, perilaku seperti itu akan menimbulkan aliran udara di sekitarnya. Menurut Fisikawan lainnya, Bernoulli, semakin cepat udara mengalir, semakin kecil tekanannya. Sehingga menimbulkan selisih tekanan dengan aliran angin yang tidak jauh dari sana. Perbedaan ukuran ini, yang dikenal dengan sebutan efek Magnus, gilirannya menimbulkan gaya yang menekan bola untuk membelok.
Efek Magnus pada tendangan bebas David Beckham dan Roberto Carlos sering mengecoh kiper. Pasalnya, bola yang dilepaskan kedua pemain itu kerap berbelok secara horisontal di udara dan menyimpang dari lintasan yang seharusnya.
Untuk menggabungkan efek Magnus dengan lengkungan vertikal dibutuhkan kecakapan intuitif di samping perhitungan cepat. Tetapi ini saja tidak cukup tanpa latihan kontinyu.
Keahlian memadukan efek pelintir dan angkatan bola dengan tinggi yang pas tersebut dimiliki Beckham dan Carlos. Kabarnya kemampuan mereka dalam pelajaran Matematika di bangku sekolah di atas rata-rata.
Efek magnus dikatakan maksimum bila sumbu putar bola tegak lurus dengan arah aliran udara. Efek ini mengecil ketika arah sumbu putar ini semakin mendekati arah aliran udara. Malah menjadi nol ketika arah sumbu putar ini sejajar dengan arah aliran udara.
Nah, pada tendangan bebas, bola yang bergerak dengan kecepatan 110 km/jam dan berotasi dengan 10 putaran per detik, bisa menyimpang lebih dari 4 meter. Ini cukup membuat penjaga gawang kebingungan.
Lengkungan tajam yang tiba-tiba inilah yang membuat penjaga gawang, juga pemain dan penonton, terperanjat. Mungkin karena terjebak pola pikir kultural, mereka tidak menyangka demikian.
Fisikawan Peter Bearman mengatakan, efek magnus akan mengecil bila kecepatan gerak bola terlalu besar atau rotasinya lebih lambat. Untuk memperbesarnya, harus membuat bola berputar lebih cepat.
Pada salah satu pertandingan, David Beckham menendang bola dengan sisi sepatunya, bergerak sambil berotasi sangat cepat. Kemudian bola melambung. Akhirnya membelok akibat adanya efek magnus.
Seperti diketahui gesekan bola dengan udara akan memperlambat kecepatannya. Sedangkan ini bisa menyebabkan efek magnus semakin besar. Akibatnya bola melengkung lebih tajam, sehingga nyelonong masuk gawang lawan. Mungkin karena mekanisme fisiknya belum menjadi pengetahuan umum, sehingga banyak orang di stadion ketika itu yang terperanjat.
Menurut para fisikawan yang doyan sepakbola, masih banyak yang bisa direncanakan terhadap bola yang bergerak sambil berputar. Misalkan, bagaimana menyundul, mengoperkan, membalikkan, sampai menangkisnya. Sebagian pelatih mengerti soal ini, termasuk bagaimana posisi tim ideal saat menghadapi bola seperti itu.
Malah berdasarkan perhitungan di atas kertas bisa diciptakan gol bunuh diri yang dilakukan lawan hanya dengan memanfaatkan bola yang bergerak sambil berputar.
Apa yang dilakukan Beckham dan Carlos hanyalah satu dari sekian option mekanika..
tendangan yang sering dilakukan David Beckham ketika mengambil tendangan bebas, tendangan yang bisa bikin bola belok hingga mengecoh kiper.
Kenapa bola tersebut bisa berbelok??? Kalau kita cermati, pada tendangan pisang, sudah dipastikan bahwasannya bola tersebut bergerak sambil berputar. Inilah yang memnyebabkan bola tersebut berbelok.
Pada tahun 1852 seorang fisikawan, Gustav Magnus, pernah menelitinya secara komprehensif dengan ratusan kali ujicoba dan ratusan jenis posisi.
Menurut hukum Fisika, perilaku seperti itu akan menimbulkan aliran udara di sekitarnya. Menurut Fisikawan lainnya, Bernoulli, semakin cepat udara mengalir, semakin kecil tekanannya. Sehingga menimbulkan selisih tekanan dengan aliran angin yang tidak jauh dari sana. Perbedaan ukuran ini, yang dikenal dengan sebutan efek Magnus, gilirannya menimbulkan gaya yang menekan bola untuk membelok.
Efek Magnus pada tendangan bebas David Beckham dan Roberto Carlos sering mengecoh kiper. Pasalnya, bola yang dilepaskan kedua pemain itu kerap berbelok secara horisontal di udara dan menyimpang dari lintasan yang seharusnya.
Untuk menggabungkan efek Magnus dengan lengkungan vertikal dibutuhkan kecakapan intuitif di samping perhitungan cepat. Tetapi ini saja tidak cukup tanpa latihan kontinyu.
Keahlian memadukan efek pelintir dan angkatan bola dengan tinggi yang pas tersebut dimiliki Beckham dan Carlos. Kabarnya kemampuan mereka dalam pelajaran Matematika di bangku sekolah di atas rata-rata.
Efek magnus dikatakan maksimum bila sumbu putar bola tegak lurus dengan arah aliran udara. Efek ini mengecil ketika arah sumbu putar ini semakin mendekati arah aliran udara. Malah menjadi nol ketika arah sumbu putar ini sejajar dengan arah aliran udara.
Nah, pada tendangan bebas, bola yang bergerak dengan kecepatan 110 km/jam dan berotasi dengan 10 putaran per detik, bisa menyimpang lebih dari 4 meter. Ini cukup membuat penjaga gawang kebingungan.
Lengkungan tajam yang tiba-tiba inilah yang membuat penjaga gawang, juga pemain dan penonton, terperanjat. Mungkin karena terjebak pola pikir kultural, mereka tidak menyangka demikian.
Fisikawan Peter Bearman mengatakan, efek magnus akan mengecil bila kecepatan gerak bola terlalu besar atau rotasinya lebih lambat. Untuk memperbesarnya, harus membuat bola berputar lebih cepat.
Pada salah satu pertandingan, David Beckham menendang bola dengan sisi sepatunya, bergerak sambil berotasi sangat cepat. Kemudian bola melambung. Akhirnya membelok akibat adanya efek magnus.
Seperti diketahui gesekan bola dengan udara akan memperlambat kecepatannya. Sedangkan ini bisa menyebabkan efek magnus semakin besar. Akibatnya bola melengkung lebih tajam, sehingga nyelonong masuk gawang lawan. Mungkin karena mekanisme fisiknya belum menjadi pengetahuan umum, sehingga banyak orang di stadion ketika itu yang terperanjat.
Menurut para fisikawan yang doyan sepakbola, masih banyak yang bisa direncanakan terhadap bola yang bergerak sambil berputar. Misalkan, bagaimana menyundul, mengoperkan, membalikkan, sampai menangkisnya. Sebagian pelatih mengerti soal ini, termasuk bagaimana posisi tim ideal saat menghadapi bola seperti itu.
Malah berdasarkan perhitungan di atas kertas bisa diciptakan gol bunuh diri yang dilakukan lawan hanya dengan memanfaatkan bola yang bergerak sambil berputar.
Apa yang dilakukan Beckham dan Carlos hanyalah satu dari sekian option mekanika..
Sekilas tentang Ramadhan
Ramadhan, Ramadan atau Romadhon (bahasa Arab:رمضان) adalah bulan kesembilan dalam penanggalan Hijriyah . Sepanjang bulan ini pemeluk agama Islam melakukan serangkaian aktivitas keagamaan (ibadah) termasuk di dalamnya berpuasa, shalat tarawih, peringatan turunnya Al Qur'an, mencari malam Laylatul Qadar, memperbanyak membaca Al Qur'an dan kemudian mengakhirinya dengan membayar zakat fitrah dan rangkaian perayaan Idul Fitri.
Ramadhan berasal dari akar kata ر م ﺿ , yang berarti panas yang menyengat atau kekeringan, khususnya pada tanah. Dari akar kata tersebut kata ramadhan digunakan untuk mengindikasikan adanya sensasi panas saat seseorang kehausan. Pendapat lain mengatakan bahwa kata ramadhan digunakan karena pada bulan itu dosa-dosa dihapuskan oleh perbuatan baik sebagaimana matahari membakar tanah. Lebih lanjut lagi hal itu dikiaskan dengan dimanfaatkannya momen ramadhan oleh para penganut Islam yang serius untuk mencairkan, menata ulang dan memperbaharui kekuatan fisik, spiritual dan tingkah lakunya, sebagaimana panas merepresentasikan sesuatu yang dapat mencairkan materi.
Mungkin kita sering bertanya-tanya, mengapa sering terjadi perbedaan penetapan awal ramadhan dan atau Idul Fitri. Hal ini terjadi dikarenakan perbedaan metode penentuan terjadinya hilal. Kalender Hijriyah didasarkan pada revolusi bulan mengelilingi bumi dan awal setiap bulan ditetapkan saat terjadinya hilal (bulan sabit). Metode penentuan saat terjadinya hilal yang digunakan saat ini adalah metode penglihatan dengan mata telanjang (dikenal dengan istilah rukyah) serta menggunakan metode perhitungan astronomi (dikenal dengan istilah hisab). Majelis Ulama Indonesia menggunakan kombinasi hisab dan rukyah untuk penentuan hilal. Nahdlatul Ulama (NU) menggunakan metode rukyah sementara Muhammadiyah dan Persatuan Islam menggunakan hisab sebagai sandaran penentuan hilal.
Perbedaan metode inilah yang menyebabkan adanya kemungkinan perbedaan hasil penetapan kapan awal dan berakhirnya Ramadhan
"bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda. Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu..."
Al Qur'an surat Al Baqarah ayat 185
Ramadhan berasal dari akar kata ر م ﺿ , yang berarti panas yang menyengat atau kekeringan, khususnya pada tanah. Dari akar kata tersebut kata ramadhan digunakan untuk mengindikasikan adanya sensasi panas saat seseorang kehausan. Pendapat lain mengatakan bahwa kata ramadhan digunakan karena pada bulan itu dosa-dosa dihapuskan oleh perbuatan baik sebagaimana matahari membakar tanah. Lebih lanjut lagi hal itu dikiaskan dengan dimanfaatkannya momen ramadhan oleh para penganut Islam yang serius untuk mencairkan, menata ulang dan memperbaharui kekuatan fisik, spiritual dan tingkah lakunya, sebagaimana panas merepresentasikan sesuatu yang dapat mencairkan materi.
Mungkin kita sering bertanya-tanya, mengapa sering terjadi perbedaan penetapan awal ramadhan dan atau Idul Fitri. Hal ini terjadi dikarenakan perbedaan metode penentuan terjadinya hilal. Kalender Hijriyah didasarkan pada revolusi bulan mengelilingi bumi dan awal setiap bulan ditetapkan saat terjadinya hilal (bulan sabit). Metode penentuan saat terjadinya hilal yang digunakan saat ini adalah metode penglihatan dengan mata telanjang (dikenal dengan istilah rukyah) serta menggunakan metode perhitungan astronomi (dikenal dengan istilah hisab). Majelis Ulama Indonesia menggunakan kombinasi hisab dan rukyah untuk penentuan hilal. Nahdlatul Ulama (NU) menggunakan metode rukyah sementara Muhammadiyah dan Persatuan Islam menggunakan hisab sebagai sandaran penentuan hilal.
Perbedaan metode inilah yang menyebabkan adanya kemungkinan perbedaan hasil penetapan kapan awal dan berakhirnya Ramadhan
"bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda. Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu..."
Al Qur'an surat Al Baqarah ayat 185
Monday, September 11, 2006
Feature tersembunyi NotePad : membuat LOG file
Ada sebuah fitur di notepad yang gw baru tau, notepad yang boleh dibilang sebagai microsoft "featureless" text editor, ternyata dapat digunakan untuk membuat LOG file.
Caranya begini: buka Notepad, lalu pada baris pertama ketikkan .LOG
kemudian save. Sekarang setiap kali file tersebut dibuka, akan muncul waktu dan tanggal secara otomatis :D.
sangat memudahkan kita untuk membut sebuah LOG file yang sederhana..
Microsoft Knowledge Base menyebutkan fitur ini hanya dapat digunakan pada windows 98 & ME saja.. tetapi setelah gw coba.. juga bekerja dengan baik pada windows XP
http://support.microsoft.com/?kbid=260563
Caranya begini: buka Notepad, lalu pada baris pertama ketikkan .LOG
kemudian save. Sekarang setiap kali file tersebut dibuka, akan muncul waktu dan tanggal secara otomatis :D.
sangat memudahkan kita untuk membut sebuah LOG file yang sederhana..
Microsoft Knowledge Base menyebutkan fitur ini hanya dapat digunakan pada windows 98 & ME saja.. tetapi setelah gw coba.. juga bekerja dengan baik pada windows XP
http://support.microsoft.com/?kbid=260563
Thursday, September 07, 2006
Alon-Alon asal Kelakon
Yup..pelan asal selamat!
Mungkin sudah sering sekali kita mendengar kata2 ini, dan mungkin juga sudah sering sekali pula kita menghiraukan kata2 ini. Dan gw baru aja mengalami hal buruk gara2 nyuekin ini pesen.
2 malam yang lalu, gw lg otw pulang dari cibubur, waktu menunjukkan pukul 21:44. Entah kenapa gw berpikiran untuk memecahkan rekor gw sebelumnya (cibubur-tomang : 24 menit). dan kebetulan TOL lagi gak rame2 amat..mobil digeber ampe 180 km/h (memang, peugeot kenceng dan nyaman :p). dalam waktu kurang dari 10 menit gw ud masuk tol dalam kota.. pas dipancoran, didepan banyak truk, gw balap semua dari kiri, trus gw babat lagi ke jalur paling kanan, gw geber lagi sampe kecepatan 140..
Tiba2..DHUAAAARR..!! Ban kiri belakang pecaaah.. gw langsung engine break, masukin gigi kecil, mobil oleng dan muter ke kanan ngantem pager tol.. mobil gw nempel ke pager tol kira2 sampe 50 meteran, gw masukin gigi 1..dan akhirnya berenti. itu semua terjadi dalam hitungan detik doang. Tangan kanan ud sakit bgt nahan bantingan setirr.. Untung Tol lagi sepii..
fiuuuhh.. that was my 1st accident.. Untung gw masih selamet..
yaah..apa boleh buat, mana mobil gak asuransi.. terpaksa tabungan dikorbanin.. hiks :(
buat anda2 semua.. make sure your vehicle is in good conditions, periksa semua..tekanan ban juga diperiksa.. berdoa sebelum berangkat dan ingat! alon-alon asal kelakon, pelan2 asal selamat..! kita gak pernah tau..musibah bisa dateng kapan ajaaa...!
Dan satu lagi, gak ada salahnya asuransiin kendaraan..coz kalo kejadian kayak gini..biayanya gak dikit..
Mungkin sudah sering sekali kita mendengar kata2 ini, dan mungkin juga sudah sering sekali pula kita menghiraukan kata2 ini. Dan gw baru aja mengalami hal buruk gara2 nyuekin ini pesen.
2 malam yang lalu, gw lg otw pulang dari cibubur, waktu menunjukkan pukul 21:44. Entah kenapa gw berpikiran untuk memecahkan rekor gw sebelumnya (cibubur-tomang : 24 menit). dan kebetulan TOL lagi gak rame2 amat..mobil digeber ampe 180 km/h (memang, peugeot kenceng dan nyaman :p). dalam waktu kurang dari 10 menit gw ud masuk tol dalam kota.. pas dipancoran, didepan banyak truk, gw balap semua dari kiri, trus gw babat lagi ke jalur paling kanan, gw geber lagi sampe kecepatan 140..
Tiba2..DHUAAAARR..!! Ban kiri belakang pecaaah.. gw langsung engine break, masukin gigi kecil, mobil oleng dan muter ke kanan ngantem pager tol.. mobil gw nempel ke pager tol kira2 sampe 50 meteran, gw masukin gigi 1..dan akhirnya berenti. itu semua terjadi dalam hitungan detik doang. Tangan kanan ud sakit bgt nahan bantingan setirr.. Untung Tol lagi sepii..
fiuuuhh.. that was my 1st accident.. Untung gw masih selamet..
yaah..apa boleh buat, mana mobil gak asuransi.. terpaksa tabungan dikorbanin.. hiks :(
buat anda2 semua.. make sure your vehicle is in good conditions, periksa semua..tekanan ban juga diperiksa.. berdoa sebelum berangkat dan ingat! alon-alon asal kelakon, pelan2 asal selamat..! kita gak pernah tau..musibah bisa dateng kapan ajaaa...!
Dan satu lagi, gak ada salahnya asuransiin kendaraan..coz kalo kejadian kayak gini..biayanya gak dikit..
Tuesday, September 05, 2006
Lorem ipsum dolor sit amet, .........
"Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum."
Kalimat ini sering terlihat pada aplikasi perangkat lunak yang membuat kalimat tersebut menjadi kalimat yang ‘default’ untuk text generator. Gw sendiri pertama kali melihat kalimat ini ketika menggunakan Dreamweaver, ketika membuka template yang sudah ada, kalimat ini yang dituliskan di dalam template nya. bikin penasaran juga siih...
Selidik punya selidik, Ternyata tulisan ini muncul sejak 45 B.C, dibuat oleh Cicero yang waktu itu menulis buku De finibus bonorum et malorum (On the Ends of Goods and Evils).
Paragraf aslinya begini nih : Neque porro quisquam est qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur, adipisci velit (Artinya: “Neither is there anyone who loves pain itself since it is pain and thus wants to obtain it”). Penggunaan kata ini di percetakan, sebenarnya sudah dipakai sejak tahun 1500 an sebagai sample dalam pembuatan layout.
versi original :
Sed ut perspiciatis, unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam eaque ipsa, quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt, explicabo. Nemo enim ipsam voluptatem, quia voluptas sit, aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos, qui ratione voluptatem sequi nesciunt, neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum, quia dolor sit, amet, consectetur, adipisci velit, sed quia non numquam eius modi tempora incidunt, ut labore et dolore magnam aliquam quaerat voluptatem. Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit laboriosam, nisi ut aliquid ex ea commodi consequatur? Quis autem vel eum iure reprehenderit, qui in ea voluptate velit esse, quam nihil molestiae consequatur, vel illum, qui dolorem eum fugiat, quo voluptas nulla pariatur? [33] At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus, qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti, quos dolores et quas molestias excepturi sint, obcaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa, qui officia deserunt mollitia animi, id est laborum et dolorum fuga. Et harum quidem rerum facilis est et expedita distinctio. Nam libero tempore, cum soluta nobis est eligendi optio, cumque nihil impedit, quo minus id, quod maxime placeat, facere possimus, omnis voluptas assumenda est, omnis dolor repellendus. Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet, ut et voluptates repudiandae sint et molestiae non recusandae. Itaque earum rerum hic tenetur a sapiente delectus, ut aut reiciendis voluptatibus maiores alias consequatur aut perferendis doloribus asperiores repellat.
Kalimat ini sering terlihat pada aplikasi perangkat lunak yang membuat kalimat tersebut menjadi kalimat yang ‘default’ untuk text generator. Gw sendiri pertama kali melihat kalimat ini ketika menggunakan Dreamweaver, ketika membuka template yang sudah ada, kalimat ini yang dituliskan di dalam template nya. bikin penasaran juga siih...
Selidik punya selidik, Ternyata tulisan ini muncul sejak 45 B.C, dibuat oleh Cicero yang waktu itu menulis buku De finibus bonorum et malorum (On the Ends of Goods and Evils).
Paragraf aslinya begini nih : Neque porro quisquam est qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur, adipisci velit (Artinya: “Neither is there anyone who loves pain itself since it is pain and thus wants to obtain it”). Penggunaan kata ini di percetakan, sebenarnya sudah dipakai sejak tahun 1500 an sebagai sample dalam pembuatan layout.
versi original :
Sed ut perspiciatis, unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam eaque ipsa, quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt, explicabo. Nemo enim ipsam voluptatem, quia voluptas sit, aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos, qui ratione voluptatem sequi nesciunt, neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum, quia dolor sit, amet, consectetur, adipisci velit, sed quia non numquam eius modi tempora incidunt, ut labore et dolore magnam aliquam quaerat voluptatem. Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit laboriosam, nisi ut aliquid ex ea commodi consequatur? Quis autem vel eum iure reprehenderit, qui in ea voluptate velit esse, quam nihil molestiae consequatur, vel illum, qui dolorem eum fugiat, quo voluptas nulla pariatur? [33] At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus, qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti, quos dolores et quas molestias excepturi sint, obcaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa, qui officia deserunt mollitia animi, id est laborum et dolorum fuga. Et harum quidem rerum facilis est et expedita distinctio. Nam libero tempore, cum soluta nobis est eligendi optio, cumque nihil impedit, quo minus id, quod maxime placeat, facere possimus, omnis voluptas assumenda est, omnis dolor repellendus. Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet, ut et voluptates repudiandae sint et molestiae non recusandae. Itaque earum rerum hic tenetur a sapiente delectus, ut aut reiciendis voluptatibus maiores alias consequatur aut perferendis doloribus asperiores repellat.
Thursday, August 31, 2006
iseng
i'm just nobody,
have a big body,
in love with somebody,
have a lot of buddy,
i'm not a moody,
love to spent times with my baby,
obey my mummy & daddy,
sometimes i'm greedy,
hahahaha... i'm just nobody,
just trying to be worthy,
also wealhty, happy and healty.
have a big body,
in love with somebody,
have a lot of buddy,
i'm not a moody,
love to spent times with my baby,
obey my mummy & daddy,
sometimes i'm greedy,
hahahaha... i'm just nobody,
just trying to be worthy,
also wealhty, happy and healty.
R.A.Kartini
Waktu Hari Kartini yang lalu, gw banyak ngeliat anak2 tk-sd pada pake kebaya. bahkan ibu2 kantoran juga pada pake kebaya.
Trus pas dengerin radio, nonton TV, banyak sekali wanita2 indonesia yang ditanya tentang makna hari karini dan kartini itu sendiri.. mereka semua ngasi jawaban yang sangat diplomatis dan alasan2 yang klise.
trus malemnya gw tergerak untuk baca2 lagi tentang sejarah kartini, gw juga browse2 di internet.
Akan tetapi, setelah gw baca2 lagi.. gw malah meragukan kepahlawanan sang pahlawan emansipasi wanita Indonesia tersebut.
ada 3 hal yang bikin gw mempertanyakan kenapa kartini disebut pahlwan :
1. Semua Pahlawan Nasional Indonesia berperang / melakukan perlawanan terhadap penjajah.
tapi kartini..????
2. Kartini dibanggain sama semua wanita Indonesia, tapi kalo liat fakta sejarah.. Kartini adalah istri keDUA!! apakah ini berarti semua wanita Indonesia rela dimaduuuu???
3. dan yang terakhir, benarkah "habis gelap terbitlah terang" itu murni hasil pemikiran kartini??
kalo kita teliti lebih dalam lagi.. seolah-olah ada rekayasa didalamnya, untuk menunjukkan kepada orang belanda yang ada di negeri sana bahwa Politik timbal balik yang dilaksanakan di indoneisa benar2 terlaksana, dengan bukti dari tulisan (surat-menyurat) kartini dengan temannya orang belanda itu, yang menimbulkan opini seolah-olah kartini benar2 terpelajaar...
well.. itu cuma analisa gw aja, kalo bener Alhamdulillah..kalo salah tolong dikoreksi..
wassalam
Trus pas dengerin radio, nonton TV, banyak sekali wanita2 indonesia yang ditanya tentang makna hari karini dan kartini itu sendiri.. mereka semua ngasi jawaban yang sangat diplomatis dan alasan2 yang klise.
trus malemnya gw tergerak untuk baca2 lagi tentang sejarah kartini, gw juga browse2 di internet.
Akan tetapi, setelah gw baca2 lagi.. gw malah meragukan kepahlawanan sang pahlawan emansipasi wanita Indonesia tersebut.
ada 3 hal yang bikin gw mempertanyakan kenapa kartini disebut pahlwan :
1. Semua Pahlawan Nasional Indonesia berperang / melakukan perlawanan terhadap penjajah.
tapi kartini..????
2. Kartini dibanggain sama semua wanita Indonesia, tapi kalo liat fakta sejarah.. Kartini adalah istri keDUA!! apakah ini berarti semua wanita Indonesia rela dimaduuuu???
3. dan yang terakhir, benarkah "habis gelap terbitlah terang" itu murni hasil pemikiran kartini??
kalo kita teliti lebih dalam lagi.. seolah-olah ada rekayasa didalamnya, untuk menunjukkan kepada orang belanda yang ada di negeri sana bahwa Politik timbal balik yang dilaksanakan di indoneisa benar2 terlaksana, dengan bukti dari tulisan (surat-menyurat) kartini dengan temannya orang belanda itu, yang menimbulkan opini seolah-olah kartini benar2 terpelajaar...
well.. itu cuma analisa gw aja, kalo bener Alhamdulillah..kalo salah tolong dikoreksi..
wassalam
Subscribe to:
Posts (Atom)





